Thursday, June 23, 2011

TenTang KoRupSi

I.                   Korupsi di Indonesia

Salah satu tanggung jawab dari pemerintah adalah meningkatkan kualitas hidup rakyatnya. Pemerintah harus mampu membentuk suatu tatanan kenegaraan, yang tertuang dalam peraturan, kebijakan, hukum, undang-undang, dan tata nilai; serta membangun infrastruktur negara yang memadai untuk menunjang pencapaian kualitas hidup masyarakat. Bagaimanapun juga, hal tersebut dapat terhambat oleh adanya praktik-praktik tidak sehat dalam tubuh pemerintah, yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang menempatkan kepentingan pribadi dan golongan di atas kepentingan negara.
untuk lebih jelas klik disini

Sunday, June 5, 2011

G 30 S PKI


G 30 S/ 1965: Bedah Caesar

Dalam buku G 30 S/ 1965 Bedah Caesar karya Prof. Dr Aminuddin Kasdi menjelaskan maksud yang terkandung di dalam judul tersebut pada bab latar belakang. Bab tersebut menyebutkan bahwa G 30 S/ 1965 merupakan bedah caesar yang dilakukan oleh PKI terhadap indonesia pada saat itu. Bedah caesar yang dilancarkan para pemimpin PKI bertujuan membedah kondisi untuk membuka wacana bagi lahirnya revolusi yang terwujud dalam suatu Dewan Revolusi Indonesia.
untuk lebih jelas klik disini

Saturday, June 4, 2011

Sistem Hukum di Indonesia


SISTEM HUKUM INDONESIA

Sistem Hukum Indonesia merupakan hal yang telah menjadi wacana berkelanjutan, yang tidak hanya melibatkan ahli dan pemerhati hukum, tetapi juga telah menarik ke dalamnya berbagai kalangan untuk ikut menyampaikan pendapat. Ini merupakan sesuatu yang dapat dimengerti mengingat dalam kenyataannya hampir tidak ada celah kehidupan yang tidak ‘diintervensi’ norma hukum.
Sistem Hukum Indonesia membahas tentang hakikat dan karakteristik hukum di Indonesia, kaidah dasar dalam pembentukan hukum di Indonesia, perkembangan studi hukum di Indonesia, komponen substitusi hukum, substansi hukum positif di Indonesia, susunan dan kekuasaan badan-badan peradilan di Indonesia, kekuasaan kehakiman, penafsiran, penggolongan dan klasifikasi hukum, serta unsur-unsur bangunan sistem hukum di Indonesia.
Dengan mempelajarinya, kita akan memperoleh gambaran tentang bagaimana praktik-praktik hukum di Indonesia dijalankan, yang tentu saja banyak perbedaan dengan praktik-praktik hukum di negara lain. Dengan demikian kita akan lebih mantap dan percaya diri dalam proses pembelajaran serta akan memberikan tuntunan dalam berbuat sesuai dengan kaidah-kaidah hukum yang berlaku.

untuk lebih jelas klik disini

Friday, June 3, 2011

Sunan Bonang dan Pengaruhnya di Tuban

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang berpenduduk sangat majemuk dan dengan latar belakang historis yang berbeda-beda pula. Kekayaannya yang berwujud budaya serta lapisan-lapisan sejarah memungkinkan untuk menjadi sumber penulisan sejarah, termasuk peranan tokoh lokal yang memiliki pengaruh cukup besar dalam masyarakat luas. Banyaknya hasil penelitian sejarah lokal dapat mengembangkan perwujudan konsep kedirian Bangsa Indonesia secara umum.
Pemahaman di atas mendukung penulis untuk untuk melakukan studi tentang sejarah local dengan judul Sunan Bonang dan Pengaruhnya terhadap Islamisasi di Tuban pada Abad XVI. Rasa kagum atas kehebatan tokoh Sunan Bonang menjadi motifator utama dalam melakukan menelitian ini. Sunan Bonang merupakan salah satu penyebar Agama Islam di Pulau Jawa, khususnya di daerah Tuban. Beliau mempunyai andil yang cukup besar terhadap perkembangan Agama Islam selanjutnya. Oleh sebab itu pengenalan secara dekat terhadap latar belakang sejarah perjuangan Sunan Bonang sangat diperlukan untuk menyusun kerangka strategi dakwah Islam di era berikutnya, mengingat kondisi Tuban pada masa tersebut masih tunduk di bawah kekuasaan Majapahit yang sebagian besar masyarakatnya sangat kental dengan agama dan tradisi Hindu.
untuk lebih jelas klik disini