Sebuah Refleksi
Beda Gadis Tempo Doeloe dan Cewek Masa Kini, Sebuah Refleksi
Read more at: http://www.ruanghati.com/2011/08/14/beda-gadis-tempo-doeloe-dan-cewek-masa-kini-sebuah-refleksi/
Read more at: http://www.ruanghati.com/2011/08/14/beda-gadis-tempo-doeloe-dan-cewek-masa-kini-sebuah-refleksi/
Beda Gadis Tempo Doeloe Dan Cewek Masa Kini
Gadis masa lalu tidak
keluar dari rumahnya sendirian. Dia hidup di antara dinding menanti hari
di mana seseorang suami akan menyertainya menuju rumah tangga. Kalau
kebetulan gadis itu dari keluarga modern, maka dia diizinkan bersama
seorang ‘penjaga perempuan’ yang dipercaya oleh keluarga guna
menyertainya ke rumah sahabat sang gadis atau kerabatnya. Tetapi si
penjaga harus selalu siap di sampingnya sampai ia mengembalikan gadis
itu ke rumah.
Read more at: http://www.ruanghati.com/2011/08/14/beda-gadis-tempo-doeloe-dan-cewek-masa-kini-sebuah-refleksi/
Read more at: http://www.ruanghati.com/2011/08/14/beda-gadis-tempo-doeloe-dan-cewek-masa-kini-sebuah-refleksi/
Wanita kini ingin menembus
batas-batas kebebasan kultural yang ada, namun diluar bahaya selalu menanti
Gadis masa lalu tidak keluar dari
rumahnya sendirian. Dia hidup di antara dinding menanti hari di mana seseorang
suami akan menyertainya menuju rumah tangga. Kalau kebetulan gadis itu dari
keluarga modern, maka dia diizinkan bersama seorang ‘penjaga perempuan’ yang
dipercaya oleh keluarga guna menyertainya ke rumah sahabat sang gadis atau
kerabatnya. Tetapi si penjaga harus selalu siap di sampingnya sampai ia
mengembalikan gadis itu ke rumah.
Gadis masa kini berontak terhadap
penjara yang mengurungnya dan menghancurkan besi yang memagarinya. Dia keluar
sendirian menuju dunia bebas untuk membuktikan bahwa dia pantas mendapatkan
kebebasan, dan bahwa dia mampu memelihara dirinya dari ‘serigala-serigala’ yang
berkeliaran dalam masyarakat. Kita bertanya, apakah gadis masa kini selamat
dari gangguan serigala? Apakah dia mampu memelihara dirinya sebagaimana
sipelihara oleh penjaganya kemarin?
Dr Robert Thomson pakar sosiologi
terbesar di Inggris berkata, “Gadis masa kini gagal menjaga dirinya.” Dia
menasihati para ibu dan bapak agar kembali pada peraturan lama dan tidak
mengizinkan seorang gadis keluar sendirian kecuali dalam penjagaan seorang
penjaga perempuan yang terpercaya, atau dalam penjagaan ibu dan bapaknya. Pakar
itu berkata, “Penggembala yang mahir pun masih meminta bantuan anjing yang
terpercaya untuk menjaga kambing-kambingnya dari serigala. Sungguh satu
keluguan bila kita menjaga kambing-kambing kita, tetapi tidak menjaga
gadis-gadis kita.”
Tetapi, apakah nasihat-nasihat di
atas dapat dipraktikan? Apakah kondisi keungan orang tua dewasa ini
memungkinkan untuk menetapkan seorang penjaga bagi setiap gadis? Bisakah kita
mengembalikan jarum jam ke belakang? Kalaupun kita mampu ‘memenjarakan’ gadis,
apakah ada jaminan serigala tidak memanjat melalui jendela, atau gadis itu yang
turun sembunyi-sembunyi melalui jendela?
Untuk menghindari banyaknya tabrakan
mobil dewasa ini, bukanlah dengan kembali mengendarai unta di jalan-jalan raya!
Cara satu-satunya membentengi gadis masa kini dari serigala-serigala adalah
mengajar dan mendidik mereka, membuka mata dan memperluas wawasan mereka, dan
mendorongnya untuk percaya pada ibunya.
Kita harus mengajarnya tentang
perbedaan antara kebebasan dan lepas kendali, dan antara cara-cara serigala
serta manuver unta dan domba. Ada pun menetapkan panjaga buat para gadis dewasa
ini, maka itu adalah upaya lugu yang sia-sia karena dewasa ini mendidik
serigala lebih mudah daripada mengurung domba-domba.


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home